UNPATTI,– Universitas Pattimura berhasil mengharumkan nama Provinsi Maluku pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) dengan meraih 2 medali perak dan 4 medali perunggu dari enam cabang olahraga yang diikuti. Hal tersebut ditandai dengan Penyerahan medali oleh Kontingen kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni pada Jumat, 3/10 di ruang kerja Rektor.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa total kontingen Maluku berjumlah 31 atlet, terdiri dari 26 atlet Universitas Pattimura dan 5 atlet Politeknik Negeri Maluku, yang berkompetisi di cabang catur, atletik, pencak silat, wushu, taekwondo, dan karate.
“Medali perak diperoleh dari cabang wushu dan karate, sedangkan medali perunggu diraih dari pencak silat, taekwondo, dan atletik. Semua prestasi ini merupakan kontribusi dari mahasiswa Universitas Pattimura,” ungkap Dr. Nur Aida.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa capaian ini merupakan kemajuan besar sekaligus bukti potensi besar atlet mahasiswa Maluku. Namun demikian, ia menyoroti keterbatasan dalam Training Center (TC) akibat minimnya anggaran.
“Harapan terbesar saya, mahasiswa dan para atlet tidak surut semangatnya. Kami juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih karena sebenarnya atlet-atlet kita memiliki potensi luar biasa, hanya saja kurang pelatihan akibat keterbatasan dana,” jelas Dr. Nur Aida.
Sebagai Ketua Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Provinsi Maluku, Dr. Nur Aida mengingatkan bahwa POMNAS sejatinya bukan hanya membawa nama perguruan tinggi, melainkan mewakili daerah Maluku. Oleh karena itu, perhatian dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan demi pengembangan prestasi olahraga mahasiswa.
Selain itu, Dr. Nur Aida juga menyinggung pentingnya penerbitan sertifikat pendamping ijazah bagi mahasiswa, khususnya atlet, agar prestasi yang diraih dapat diakui dan bernilai tambah dalam dunia kerja. “Beberapa perguruan tinggi sudah menerapkan hal ini, dan saya berharap Universitas Pattimura dapat segera mengikuti,” tutup beliau.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol kebanggaan atas prestasi yang telah diraih dan motivasi untuk meraih capaian lebih tinggi di masa mendatang.









