Dulang Prestasi, Mahasiswa UNPATTI Dapat Bonus

  • Syukuran atas prestasi para “Pattimura Muda” di bidang seni dan budaya, tadi malam di helat di kediaman Dinas Wakil Gubernur, Karpan-Ambon. Prestasi yang diraih baik dari tingkat nasional dan internasional oleh mahasiswa UNPATTI, di tingkat Nasional, raihan juara harapan pada lomba MTQ Mahasiswa Nasional yang digelar di Malang dan raihan 1 emas, 2 perak dan 5 perunggu pada POMNas XV di Makassar juga mendulang sukses dan mendongkrak posisi 8 besar peraih medali terbanyak. Di tingkat Internasional Lomba Paduan Suara Asia Pacific Choir Games Grand Prix  Colombo 27-28 Oktober lalu, Paduan Suara Hotumese dengan Konduktor Michael Mailuhu berhasil menggondol 3 emas dimana 2 emas yang berhasil diraih dari 1 Kategori Etnik dan 1 Kategori Gospel, dan 1 emas sebagai Grand Champion, ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan sekaligus ketua BAPOMI Maluku, Dr. Jusuf Madubun dalam laporannya. Dengan hasil gemilang yang diperoleh maka PS Hotumese di rekomendasikan untuk ikut kegiatan serupa tahun depan di Italia. Bagi Mahasiswa yang berprestasi dan memperoleh medali selain mendapat bonus uang juga mendapat plus bonus dari Rektor yakni gratis UKT satu semester dengan syarat IP diatas 2,75. Rektor mengingatkan agar jangan cepat berpuas diri atas prestasi yang diperoleh, namun terus berlatih dan menggali potensi diri agar berprestasi juga di bidang akademik. Hal senada juga dikatakan oleh Wagub Maluku Dr. Zeth Sahuburua, SH, MH., bahwa hendaknya prestasi yang telah dicapai di bidang seni dan budaya ini, dapat di pertahankan dan ditingkatkan sambil berprestasi juga di bidang akademik karena ke depan persaingan di bidang Sumberdaya Manusia sangatlah ketat. Ucapan terimakasih disampaikan Dr. Sahuburua kepada Rektor, Ketua BAPOMI/WR Kemahasiswaan, Ketua Kontingen POMNas dan Paduan Suara  Vecky Ruhunlela yang juga sebagai Wadek III dan Kadispora Provinsi Maluku Dr. Semmy Huwae dan Konduktor Michael Mailuhu, yang telah berkolaborasi dengan baik hingga capaian prestasi ini dapat terwujud. Kepada Ruhunlela selaku pembina PS Hotumese, Rektor mengingatkan untuk segera melakukan pengkaderan dan merekrut anggota baru bagi eksistensi dan peningkatan PS Hotumese. Turut hadir dalam acara syukuran itu, perwakilan Pangdam XVI Pattimura, Perwakilan Politeknik Negeri Ambon, para Wakil Rektor, Dekan, Wadek, Kabag Kemahasiswaan dan Humas, Tim paduan suara Hotumese dan para atlit berprestasi serta undangan lainnya. Acara diakhiri dengan santap malam bersama diiringi alunan musik dan nyanyian dari “maestro” Opa Zeth Lekatompessy. Selamat Atas Prestasi, Berjuanglah Terus Pattimura Muda… HOTUMESE.

    12 Nov
    12 Nov
  • Lagu Indonesia Raya sebanyak dua kali berturut-turut berkumandang atas raihan medali emas di dua nomor yang memperoleh emas oleh Paduan Suara Mahasiswa Hotumese Universitas Pattimura Ambon pada waktu yang hampir bersamaan. Rasa bangga dan haru meliputi seluruh kontingen Indonesia yang hadir saat itu pada Asia Pacific Choir Games Grand Prix  Colombo, 21 – 28 Oktober 2017, yang diikuti oleh 72 Paduan Suara Mahasiswa dari 9 negara di Asia Pasifik. PSM Hotumese UNPATTI secara keseluruhan berhasil mendapatkan 3 emas dan ini merupakan raihan yang patut di banggakan, ujar Vicky Ruhunlela melalui medsos WA yang dikirim ke Humas UNPATTI. 2 emas yang berhasil diraih dari 1 categori Etnik dan 1 Gospel, dengan hasil itu kemudian PSM Hotumese masuk Grand Prix di mana semua nilai di atas 85.00 baik untuk etnis, Mix, Sacra, gospel di pertemukan untuk mendapatkan champion dan PSM Hotumese berhasil mendapatkan juara dengan poin 90.46. PSM Hotumese Unpatti yang pertama kali direkomendasikan untuk mengikuti kelas bergengsi Asia Pacific Champion Competition mengikuti kategori Folklore a cappella ( Etnik) dan Gospel, Spiritual, Music of Spirit and Faith.  Dari kedua kategori tersebut etnik  Hotumese mendapatkan point 84.50 dengan membawakan 4 lagu yakni Janger, Batu Badaong, Toki Tifa, dan Mako-mako, berhasil menyabet emas. Pada kategori Gospel dengan 4 buah lagu; Hear My Prayer, I Am His Child, Great God Almighty, Rejoice, berhasil mendapatkan Gold dengan point 91.63 dan juara pada Kategori Gospel dan berhasil masuk Grand Prix. Untuk juara masing masing Kategori pada Grand Prix PSM Hotumese berhasil mendapatkan point 91.10. Dari 12 kontingen juara-juara kategori yang memiliki nilai di atas 85 poin. Untuk menjuarai Grand Prix mengharuskan membawakan 4 lagu gospel di tambah 1 lagu tambahan yaitu Walk Together Children. Dubes RI untuk Sri Lanka merangkap Republik Maladewa di KBRI Kolombo, Drs I Gusti Ngurah Ardiy  merasa bangga dengan bergaungnya lagu kebangsaan Indonesia Raya sebanyak dua kali berturut turut karena keberhasilan Hotumese PSM yang dapat melakukan yang terbaik bagi bangsa Indonesia di luar negeri.  Keikutsertaan Mahasiswa Universitas Pattimura pada event Internasional merupakan kemauan kuat dari Rektor UNPATTI  Prof. Saptenno yang direalisasi dengan baik  oleh Wakil Rektor Bidang kemahasiswaan dan Alumni, Dr. J. Madubun  sehingga Hotumese PSM Unpatti bisa berlaga di dunia internasional. Dukungan pimpinan Pemda Maluku atas even ini juga merupakan dukungan yang menjadikan keberhasilan yang diraih dan dicapai dan untuk itu disampaikan terima kasih, terutama kepada kepada Gubernur Maluku Said Assagaf yang sangat  mendukung kegiatan kemahasiswaan pada ajang ini. PSM Hotumese UNPATTI yang dilatih oleh Semmy lewantaur dengan konduktor Michael Mailuhu meraih sukses besar di ajang ini.  Bravo… Selamat dan Sukses…. HOTUMESE. Sumber:  Victor S. Ruhunlela, Wadek III FISIP UNPATTI, Ketua Kontingen.

    28 Oct
    28 Oct
  • Ekspedisi Jalur Rempah 2017 (EJR 2017) bertujuan mengangkat kembali kejayaan maritim Indonesia dan sumber rempah dunia. Ekspedisi ini dilaksanakan oleh Direktorat Sejarah, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ekspedisi ini mengajak perwakilan pemuda dari setiap provinsi untuk membuat karya tulis, foto, dan film jalur rempah dari hasil interaksi dan pengalaman selama ekspedisi. EJR 2017 Maluku yang diikuti 100 pemuda dan mahasiswa yang sejak kedatangan mereka dari berbagai provinsi dan dipusatkan di Balai Diklat Maluku untuk upaya persiapan yang dilakukan secara matang dengan mendapat pematerian dan pengenalan awal budaya lokal daerah setempat dimana nanti mereka akan ditempatkan dan membaur dengan masyarakat. Sangat antusias akan pengalaman dan pencerahan yang akan mereka temukan nanti di lapangan. Setelah sekian hari melakukan ekspedisi, akhirnya pada hari ini (Sabtu, 21/10, 16.00 WIT), bertempat di gedung Student Centre Kampus UNPATTI, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan EJR 2017 Maluku. Kasubdit Sejarah Direktorat Sejarah Kemendikbud RI, Agus Sudiatmoko dalam acara penutupan itu melaporkan pelaksanaan Ekspedisi Jalur Rempah 2017 Maluku dilangsungkan dari 9 hingga 22 Oktober 2017. Dilaporkan bahwa para mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia sejumlah 100 orang dan ditambah mahasiswa Program Studi Sejarah UNPATTI dibagi dalam lima kelompok untuk di tempatkan pada lima pulau di Maluku. Mahasiswa dibagi dalam 20 an orang perkelompok  dengan lokasi Pulau Banda, Saparua, Haruku, Seram dan Nusa Laut. Mereka tinggal di rumah Bapa Raja (kepala Desa/Negeri) dan rumah penduduk agar mudah membaur dan mengeksplor. Pada setiap lokasi punya karakteristik dan keunikan tersendiri yang dapat di eksplor oleh para mahasiswa, dan ini merupakan pengalaman yang baru bagi mereka yang tentunya sangat berkesan karena secara tidak langsung mereka juga termasuk bagian dari pelaku sejarah yang meninggalkan torehan jejak ekspedisi rempah melalui EJR 2017 Maluku. Hasil eksplorasi dan penelitian para mahasiswa pada di lima lokasi tersebut di kolaborasi dan di tampilkan dalam bentuk film dokumenter serta dokumentasi foto yang digelar di student centre FKIP UNPATTI. Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Hilmar Farid, sangat senang bahwa kegiatan tersebut selain tujuan utamanya merefleksi kembali kejayaan kemaritiman dan sumber rempah dunia, juga untuk lebih mengenalkan dan menggali kebudayaan nusantara bagi para peserta hingga mereka dapat membentuk kepribadian dengan berbagai latarbelakang  dan asal budaya daerah masing masing lalu membaur dalam budaya lokal warga setempat. Dalam sambutannya, Hilmar sedikit mengungkapkan  sedikit  keprihatinan, bahwa dunia pendidikan kita sepertinya masih belum selaras dengan kenyataan, belum menjawab tantangan yang sesungguhnya. Dicontohkan bahwa kita punya tantangan besar  di bidang logistik, namun belum ada banyak sekolah atau jurusan/program studi  diperguruan tinggi  yang mengarah ke jurusan/bidang logistik. kegiatan serupa dalam kurun waktu lima tahun ke depan akan digagas agar durasi waktu ekspedisi menjadi panjang, namun tetap memperhatikan kegiatan akademik dan proses belajar mahasiswa di perguruan tinggi masing-masing. Hilmar berharap di Ambon yang adalah kota musik namun belum ada sekolah musik, dapat diprogramkan untuk tempat bagi penyelenggaraan  festival musik dalam bingkai/platform kebudayaan. Mengakhiri sambutannya Hilmar berpesan agar kegiatan ini  akan meninggalkan jejak bagi kegiatan serupa di lima tahun ke depan, jangan sampai jejak ekspedisi jalur rempah yang sudah di rintis ini ditinggalkan, pungkasnya. Rektor UNPATTI, Prof. Saptenno juga menyampaikan pesan kepada para mahasiswa, bahwa tugas mahasiswa sebagai pelaku ekspedisi untuk menceritakan apa yang diperoleh selama kegiatan kepada rekan di perguruan tinggi masing masing, juga kepada masyarakat sekitar agar lebih mengenal adanya kekayaan budaya nusantara terutama di Maluku. UNPATTI sangat terbuka untuk kerjasama yang akan dibangun dengan Kemdikbud ke depan.

    21 Oct
    21 Oct
  • Pekan Olahraga Nasional Mahasiswa (POMNas)  ditutup hari ini  secara resmi oleh Menteri Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi,  Prof.Drs. H. Muhammad Nasir, M.Si, AK, Ph.D dengan pemukulan palu sebagai tanda ditutupnya POMNas ke XV, di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Hasanuddin, Sulawesi Selatan. Selama delapan hari kegiatan yang merupakan salah satu upaya untuk melengkapi kompetensi mahasiswa agar menjadi lulusan yang memiliki kecerdasan komprehensif melalui berbagai kegiatan kompetensi di bidang olahraga kini diakhiri dengan perolehan piala terbanyak oleh kontingen Provinsi DKI Jakarta dengan menyabet 51 emas 32 perak dan 35 perunggu. POMNas yang diselenggarakan sebagai bagian dari sistem kompetensi olahraga mahasiswa yang merupakan ajang penyelenggaraan olahraga yang dilaksanakan secara multi-event tingkat nasional yang diselenggarakan dua tahun sekali oleh Badan Pembina Olahraga Mahasiswa (BAPOMI). HOTUMESE

    21 Oct
    21 Oct
  • Dari burung dan kura-kura dengan perut penuh plastik, ke pantai yang penuh dengan wadah minuman: masalah limbah laut plastik tidak hanya merusak pemandangan, namun juga mematikan. Tepat di depan “pintu rumah” kami adalah Indonesia, penyumbang sampah terbesar kedua di dunia. Penandatanganan Nota Kesepahaman yang baru antara Southern Cross University dan Universitas Pattimura di kampus Lismore minggu ini merupakan pendalaman hubungan antara kedua institusi dan juga kesempatan untuk membuka peluang baru yang menarik, seperti menemukan solusi yang tepat untuk mengelola volume plastik yang dibuang di laut. Southern Cross University dan Universitas Pattimura memiliki sejarah dalam penelitian dan kolaborasi pengajaran yang kuat selama lima tahun.Salah satu publikasi penelitian yang berfokus pada distribusi merkuri dan transfer rantai makanan di Indonesia mendorong pihak berwenang Ambon melarang penggunaan merkuri di daerah pemrosesan. “Kolaborasi di masa datang mencakup ilmu kelautan dan manajemen perikanan. Hal ini penting mengingat 93 persen dari Provinsi Maluku (di Indonesia Timur) adalah laut dan proporsi sumber protein yang sangat tinggi berasal dari sana, “kata Profesor Amanda Reichelt-Brushett, Wakil Kepala Sekolah Lingkungan Hidup, Ilmu Pengetahuan dan Teknik. “Southern Cross University akan terus memberikan dukungan serta pelatihan kimia analitis yang kuat dengan menggunakan fasilitas yang terdapat di Laboratorium Analisis Lingkungan (NATA National Laboratory of Testing Authorities).” Berkat dana dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan untuk proyek ‘Pengembangan Profesional untuk Kepemimpinan Kelautan dan Perikanan Maluku dan Maluku Utara, Indonesia’, 15 orang – termasuk tujuh dari Universitas Pattimura – akan berpartisipasi dalam program kepemimpinan selama satu bulan di kampus Lismore dan National Marine Science Centre di Coffs Harbour. Profesor Dr Marthinus Johanes Saptenno, Rektor Universitas Pattimura, mengatakan ingin agar para mahasiswa di kampus UNPATTI dapat menjadi bagian dari industri pariwisata Indonesia Timur. “Southern Cross University memiliki track record yang bagus karena memiliki jurusan pariwisata dan perhotelan. Kami sangat tertarik untuk mengembangkan Bachelor of Tourism dan mendapatkan wawasan dari Southern Cross University untuk mengembangkan kerjasama dalam berbagai program dan penelitian.” Hari ini, perwakilan dari Universitas Pattimura mengunjungi National Marine Science Center untuk melihat demonstrasi teknologi kecil dan portabel yang disebut Shruder, yang dapat merevolusi pengelolaan sampah, sembari menghasilkan pendapatan bagi penduduk desa. “Indonesia memproduksi lebih dari 10 persen sampah plastik laut dunia. Ini adalah isu lingkungan yang penting.” kata Profesor Steve Smith, Direktur National Marine Science Center, yang baru-baru ini menyelesaikan survei reruntuhan laut di sembilan lokasi di Provinsi Maluku dan mempresentasikan lokakarya puing-puing kelautan di Universitas Pattimura di Ambon. “Survei tersebut menunjukkan bahwa rata-rata jumlah puing per kilometer pantai adalah 160.000. Yang terendah, di pantai terpencil di Kepulauan Kei, adalah 4000 per km. Yang tertinggi, di pantai yang bersebelahan dengan pusat populasi besar, adalah 313.000 per km yang sebagian besar terbuat dari plastik kecil.” “Mengatasi pengelolaan sampah akan memberi dampak nyata pada kesehatan pantai, lingkungan laut dan industri perikanan, tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia.” Penemu Coffs Harbour Louise Hardman telah mengembangkan Shruder dengan berkonsultasi dengan Southern Cross University untuk menangani masalah puing laut di Asia Tenggara dan Pasifik. Solusi pengelolaan limbahnya tidak hanya portabel dan berskala kecil – tapi ini bisa menghasilkan pendapatan bagi penduduk desa. Portabel ini menghancurkan dan mengekstrusi plastik menjadi bahan daur ulang, termasuk bahan bangunan komposit dan filamen printer 3D. “Dengan sampah plastik menjadi wabah di seluruh dunia, sangat penting bagi kita untuk memberikan solusi bagi masyarakat yang nantinya akan memberdayakan mereka untuk mengelola kesehatan lingkungan dan komunitas mereka. Lebih baik lagi, ketika salah satu hasil pengelolaan sampah adalah pembangkitan pendapatan,” kata Hardman, Pendiri dan CEO Plastic Collective. “Portabel Shruder mengubah sampah plastik menjadi bahan plastik robek mentah, yang bisa dijual ke perusahaan daur ulang untuk membuat barang lebih besar seperti rumah dan bahan bangunan komposit lainnya. Bahan ekstrusi dapat digunakan sebagai filamen printer 3D, yang sangat…

    16 Oct
    16 Oct
  • Unpatti – Sebanyak 1.453 mahasiswa Universitas Pattimura mengikuti Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Auditorium Upatti pada Senin (9/10). Pembekalan yang dilaksanakan dari tanggal 9-10 Oktober 2017 merupakan program wajib bagi mahasiswa Universitas Pattimura. Dalam sambutan Ketua Panitia KKN D. Tahya, S.pd., M.Pd, menuturkan bahwa program pembekalan KKN Angkatan   XLIV Gelombang I tahun 2017 dengan mengusung  Tema “ Bekerja Bersama Membangun Dari Pinggiran. “  menurutnya Pembekalan ini memiliki tujuan Memberikan bekal berupa pengetahuan dan ketrampilan kepada Mahasiswa sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat sekitar. Tahya, juga menambahkan, bahwa kegiatan pembekalan tersebut dilakukan selama dua hari dengan materi : Bela Negara, Pengenalan obat, Kesejahteraan Masyarakat desa melalului KKN, dan Peran Perpustakaan Desa bikin Hidup lebih Baik. “sedangkan  Untuk KKN sendiri akan di lakukan pada tanggal 13 Oktober hingga 13 Desember 2017”, tambah Tahya. Sementara itu, Wakil Rektor I Prof.Dr. Ir. Frederik Rieuwpassa, MS., menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan KKN merupakan kegiatan sebelum mahasiswa terjun langsung kepada masyarakat. ‘’Gunakanlah waktu yang sebaiknya, materi yang diberikan nantinya dapat membantu anda dalam melaksanakan program KKN’’, Tuturnya. WR I juga menyampaikan Dalam KKN tersebut nanti mahasiswa UNPATTI diharapkan dapat menerapkan dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang sudah didapat dibangku perkuliahan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. ( HOTUMESE)

    09 Oct
    09 Oct
  • UNPATTI. Konsul RI di Darwin Andre Siregar ditemani Dr (HC). Peter Styles seorang konsultan Ekonomi, Bisnis dan Perdagangan dan Deputy Chief Minister NT–Australia, berkunjung ke Ambon dalam rangka meningkatkan kemitraan dengan Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota/Kabupaten dan ke Kampus UNPATTI karena melihat beberapa potensi peluang kerjasama yang dapat dan harusnya dilakukan. Faktor peluang kedekatan jarak antara Northern Territory-Ambon dapat memicu potensi ekonomi kemaritiman, potensi ekspor komoditi unggulan pala, cengkih, hasil kerajinan tenun, pariwisata dan lainnya. Di kampus UNPATTI, keduanya disambut oleh Wakil Rektor Bidang Umum, Dr. Tjiptabudi, SH., M.Hum dan beberapa pejabat struktural UNPATTI. Dr. Tjiptabudi yakin bahwa kemitraan yang akan dibangun ini akan menciptakan berbagai peluang bermanfaat bagi kedua lembaga. Misalnya, joint research, perolehan beasiswa AUSAID melalui upaya kemitraan atas perolehan kuota tertentu bagi Dosen S3,  Pendidikan vokasil bidang Gas and Oil, Nursery, Agriculture, Law and Bussines, Fisheries, Admin observation program bidang teknologi informasi dan lainnya yang akan di bicarakan lebih mendalam antar kedua pengambil keputusan. Hasil pertemuan akan segera ditindaklanjuti kedua pihak dalam waktu dekat. UNPATTI juga berterimakasih kepada Konsul RI Darwin atas pemfasilitasan pertemuan antar Rektor Charles Darwin University (CDU) dan Rektor UNPATTI di Jakarta Akhir Agustus lalu. Hadir dalam pertemuan yang dilakukan di rg. Rapat Lt. III itu, WR Bidang Akademik, WR Bidang Kemahasiswaan,  Para Dekan, Direktur Pasca, Ketua Lembaga dan Humas. HOTUMESE

    07 Oct
    07 Oct
  • UNPATTI,- Bertempat diruang kerja Wakil Rektor I Bidang Akademik UNPATTI Prof.Dr. Ir. F. Rieuwpassa, MS menerima kunjungan kerja (Kunker) Direktur CCR – ARI (Center For Collaborative Research on Acute Respiratory Infection), Prof. Cissy B. Kartasasmita, dr., M.Sc. Sp (A),PhD,  dan dr. Nur Atik, M.Kes, Ph.D. yang didampingi oleh Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Bertha J. Que dan stafnya, Selasa, 3/10-2017. Kunjungan kerja ini merupakan program kerjasama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan US Agency for International Development (USAID), yakni  The Sustainable Higher Education Research Alliances (USAID SHERA). Dalam kunjungan ini dibicarakan pula bagaimana upaya bersama untuk meningkatkan penelitian publikasi international di bidang penyakit pernapasan, yang melibatkan lima universitas yakni Universitas Pattimura Ambon, Universitas Padjajaran, Universitas Syiah Kuala, Universitas Lambung Mangkurat, dan Universitas Mataram. Dikatakan oleh Kartasasmita bahwa  lima Universitas ini minimal memiliki lima puluh penelitian publikasi international. Unpatti juga diharapkan turut berpartisipasi aktif dalam program CCR ini. Selain berkunjung ke UNPATTI, tim juga akan melakukan kunjungan ke laboratorium  RS dr. M.Haulusi dan RS Tulehu pada tanggal 4  dan 5 Oktober 2017. Dalam pertemuan itu, WR Bidang Akademik mengatakan bahwa Unpatti menyambut baik dan mendukung program  CCR – ARI untuk pengembangan penelitian di UNPATTI, dan dengan  adanya publikasi international diharapkan dapat menghasilkan output yang baik.  HOTUMESE….!!!

    03 Oct
    03 Oct
  • UNPATTI,- Selasa,3/10-2017, bertempat di ruang kerja Wakil Rektor I Bidang Akademik UNPATTI Prof. Dr. Ir. F. Rieuwpassa, MS menerima kunjungan Penasehat Senior USC dan Perwakilan Indonesia David Shirley dari University Sunshine Coast (USC),Australia, dalam rangka kerjasama yang akan dibangun antara kedua universitas. Lingkup kolaborasi kerjasama yang ditawarkan dari kedua lembaga ini  meliputi : Riset bersama, Solar Energi, Water, Green Ekonomi, Pertukaran Mahasiswa dan Staff, program “Colombo Plann” yang diharapkan agar USC dapat mengupayakan agar Kampus UNPATTI masuk program dimaksud. .   Kerjasama antara UNPATTI dengan pihak Australia telah banyak dilakukan dengan beberapa universitas   di Australia, Southern Cross University, Monash University, dan dalam waktu dekat dengan CDU, Darwin yang pernah bekerjasama di waktu dulu. Dikatakan oleh WR I untuk menindaklanjuti penjajakan ini maka akan dikoordinasikan dan dibicarakan lebih intens hingga ke tahap pembuatan dan penandatanganan MoU agar kerjasamanya dapat terimplementasi di tahun 2018. Hadir pada pertemuan tersebut, Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Dr. J. Tjiptabudy, SH.M.Hum, dan beberapa Dekan Fakultas, Ir. H Matakupan, .M.Si., Dr. Erly Leiwakabessy, M.Si.,  Prof.Dr. Th. Laurens, M.Pd., dan Prof. Dr. J.M. Matinahoru.  HOTUMESE

    03 Oct
    03 Oct
  • UNPATTI. Tinggal menghitung hari saja Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas) yang pembukaannya pada 14 Oktober mendatang, namun pertandingan babak penyisihan cabang olahraga futsal dimulai lebih awal pada 10 Oktober, di Makassar. POMNas merupakan Program tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Kemahasiswaan melalui organisasi Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI). Saat berita ini dimuat (4/10/2017) persiapan latihan “Pattimura Muda” telah dilakukan dan terus menjalani pemusatan pelatihan di lokasi Gedung Olahraga (GOR) dan di stadion sepakbola Unpatti untuk nantinya bertarung secara sportif pada tujuh cabang olahraga yang diikuti yakni; Futsal, Catur, Atletik, Silat, Karate, Kempo, dan Bulutangkis. Hasil pantuan Humas Unpatti di gedung Olahraga Kampus dan stadion sepak bola terlihat dengan jelas bahwa Pattimura Muda tetap terus melakukan latihan sesuai dengan cabang olahraga masing-masing yang diikuti dengan bimbingan para pelatih yang handal dan professional. Direncanakan Tim “Pattimura Muda” akan dilepas secara resmi oleh Pimpinan UNPATTI dan Pemerintah Daerah Maluku pada 6 Oktober 2017 dan akan menuju Makassar pada 9 Oktober. Selamat bertanding Patimura Muda…… HOTUMESE.

    03 Oct
    03 Oct
Goto :

We usually reply with 24 hours except for weekends. All emails are kept confidential and we do not span in any ways.

Thank you for contacting us :)

Enter a Name

Enter a valid Email

Message cannot be empty