Pencanangan Dies Natalis ke-22 Pascasarjana Universitas Pattimura

UNPATTI,- Pascasarjana Universitas Pattimura menggelar kegiatan pencanangan Dies Natalis ke-22 pada Rabu, 15/7, bertempat di pelataran Gedung Pascasarjana Universitas Pattimura.

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Pattimura, Prof. Dr. Pieter Kakisina, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa Program Pascasarjana Universitas Pattimura memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan sumber daya akademik yang mampu mendorong terwujudnya perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Prof. Kakisina mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras para pendiri, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi membangun Pascasarjana sejak awal berdirinya hingga berkembang seperti saat ini.

Beliau juga mengapresiasi dedikasi para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pengembangan Pascasarjana di tengah berbagai keterbatasan. Berkat komitmen tersebut, Pascasarjana Universitas Pattimura terus berkembang dengan bertambahnya program studi jenjang magister maupun doktor yang semakin memperkuat kapasitas akademik universitas.

“Pascasarjana telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Kehadiran berbagai program studi magister dan doktor menjadi kekuatan penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pengembangan Universitas Pattimura secara keseluruhan,” ujar beliau.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Kakisina menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang akuntabel dan sesuai regulasi. Ia mengingatkan seluruh pimpinan unit agar setiap proses pengelolaan anggaran, termasuk pembayaran honorarium, dilakukan secara cermat dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku sehingga dapat dipertanggungjawabkan dalam setiap proses audit.

Menurutnya, penyusunan regulasi internal, termasuk Peraturan Rektor mengenai Standar Biaya Masukan (SBM), menjadi landasan penting untuk mendukung tertib administrasi keuangan sekaligus memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan berbagai kegiatan akademik di lingkungan Universitas Pattimura.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa perguruan tinggi saat ini dihadapkan pada dinamika kebijakan pengelolaan keuangan negara yang menuntut setiap institusi mampu beradaptasi melalui penyesuaian perencanaan dan pengelolaan anggaran secara efektif dan efisien.

Lebih lanjut, Prof. Kakisina menyoroti arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui program Dikti Saintek Berdampak yang menekankan bahwa seluruh aktivitas perguruan tinggi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, implementasi kebijakan tersebut tidak hanya diukur dari capaian akademik semata, tetapi juga dari dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihasilkan melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kebijakan pengembangan institusi.

Menutup sambutannya, beliau berharap Dies Natalis ke-22 Pascasarjana Universitas Pattimura menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas tata kelola akademik dan kelembagaan, serta mendorong lahirnya inovasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang selaras dengan visi Dikti Saintek Berdampak sehingga Pascasarjana terus menjadi motor penggerak kemajuan Universitas Pattimura di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Di kesempatan yang sama, Direktur Pascasarjana Universitas Pattimura, Prof. Dr. Richard Luhulima, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pada peringatan tahun ini Pascasarjana Universitas Pattimura mengusung tema “Pascasarjana Unpatti sebagai Penggerak Inovasi Kolaboratif Menuju Indonesia Emas 2045 yang Berkelanjutan dan Berdampak.”

Prof. Luhulima menjelaskan bahwa tema tersebut mencerminkan komitmen Pascasarjana untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan masyarakat, daerah, dan bangsa.

Menurutnya, penguatan kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global. Pascasarjana perlu membangun sinergi yang semakin luas dengan fakultas, lembaga, pemerintah, dunia usaha, industri, maupun berbagai mitra strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, dan mitra kerja untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Pascasarjana Universitas Pattimura agar semakin adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Pencanangan Dies Natalis ke-22 Pascasarjana Universitas Pattimura ditandai dengan pemukulan tifa dan pelepasan balon udara oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Pattimura bersama Direktur Pascasarjana, yang dirangkai dengan peluncuran program English Day Every Thursday.

Kegiatan tersebut diawali dengan jalan santai, senam sehat, dan pemeriksaan kesehatan, serta akan berlanjut dengan berbagai agenda lainnya hingga mencapai puncak perayaan Dies Natalis ke-22 Pascasarjana Universitas Pattimura pada 4 Agustus 2026.

Skip to content