UNPATTI SEBAGAI KOORDINATOR KONSORSIUM KEANEKARAGAMAN BIOTA LAUT

  • Ambon, 8 April 2016. Dr. rer.nat. Gino V. Limmon, M.Sc., Dosen Tetap Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura, menyuarakan bahwa kepengelolaan sumber daya perairan di wilayah seribu pulau Maluku yang kaya dengan biotanya perlu dijaga dan dikelola agar generasi mendatang terus menerus bisa menikmatinya. Sebagai seorang akademisi di bidang ilmu kelautan dia kemudian melakukan penelitian dimana hasil penelitiannya itu melahirkan ide dan gagasan besar bagi kelangsungan hidup biota laut terutama di wilayah perairan laut pulau Maluku. Melihat permasalahan kepengelolaan sumberdaya perairan di Maluku, timbul keprihatinan dalam diri Dr. Limmon selaku akademisi yang merasa tertantang untuk melakukan sesuatu bagi masyarakat sebagai pemeran dari TriDharma perguruan tinggi.  Hal ini kemudian melahirkan ide dan gagasan membentuk suatu kelembagaan yang secara serius mendata keanekaragaman biota laut berdasarkan “DNA barcoding” di wilayah perairan Maluku untuk dikelola sumber kekayaan biota lautnya. Gagasan ini diperkuat lagi dengan melihat permasalahan kepengelolaan sumberdaya perairan yang terjadi pada Provinsi Maluku Utara, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur yang seharusnya layak menikmati hasil sumberdaya perairannya dengan kondisi oseanografinya yang kaya akan sumberdaya perairan dan yang telah menempatkan provinsi-provinsi di KTI ini sebagai kawasan segitiga terumbu karang dunia dengan keragaman jenis biota laut yang tertinggi di dunia. Atas itu Dr. Limmon mengajak akademisi sejawat di bidang Ilmu Kelautan di Unipa, Undana, Unkhair guna pembentukan suatu konsorsium. Menurutnya, latar belakang ide dan gagasan ini timbul setelah dia melakukan penelitian yang menemukan bahwa saat ini terdapat sejumlah faktor penyebab terjadinya penurunan sumber daya perairan di kawasan KTI, antara lain; kegiatan penangkapan yang tinggi, penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti penggunaan sianida dan bom dan menurunnya daya dukung lingkungan sehingga berdampak negatif pada ruang habitat  atau sumber makanan biota laut ekonomis. Oleh sebab itu menurutnya, dibutuhkan suatu model manajemen sumber daya laut yang tepat untuk mengembangkan sumberdaya perikanan yang dimiliki agar tetap lestari. Menciptakan atau mengaplikasikan suatu model manajemen sumberdaya laut yang berkelanjutan sangat dibutuhkan data yang akurat, salah satunya adalah database tentang keragaman jenis dan potensi biota laut di empat provinsi ini. Menurutnya, database tentang keragaman jenis biota laut propinsi-propinsi tersebut masih sangat minim, sebab ahli taksonomi, khususnya untuk biota laut sangat langka. Metode yang tepat harus digunakan untuk bisa mengidentifikasi jenis-jenis biota laut yang terdapat di perairan Maluku. Pilihan menggunakan metode “DNA Barcoding adalah merupakan suatu metode yang sangat akurat dan hanya membutuhkan sangat sedikit jaringan dari spesies yang akan diteliti, sehingga dapat membantu proses identifikasi. Metode yang tepat adalah metode “DNA barcoding” sebab metode ini terbukti lebih unggul dari metode konvensional yang cenderung bersifat subjektif, dan metode ini juga sangat membantu mengatasi berbagai masalah yang sering terjadi dalam proses pengidentifikasian terhadap spesies umum maupun spesies langka yang hidup berdampingan dan memiliki tampilan yang mirip, jelasnya lebih lanjut. Penggunaan metode ini diapplied dari penelitian Prof. Dr. Paul Herbert (2003) seorang peneliti dari Universitas Guelph, Ontario-Kanada, yang memperkenalkan teknik baru yang sangat inovatif dalam mengidentifikasi semua spesies organisme karena  DNA barcoding menggunakan urutan basa DNA dari markagenetika tertentu untuk mengidentifikasi suatu organime. Prof. Hebert, sang penggagas metode DNA Barcoding mengirimkan “letter of support” sebagai bentuk apresiasi dan keseriusannya untuk membantu konsorsium ini dan berharap konsorium ini dapat menghasilkan suatu data base yang lengkap dan akurat tentang keanekaragaman jenis biota laut di kawasan perairan di Indonesia Timur, sehingga dapat menunjang percepatan pergerakan poros maritim sebagai bagian dari program Nawacita kabinet kerja Presiden Jokowi. Ditingkat pusat, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi atas gagasan membentuk konsorsium keanekaragaman biota laut yang diajukan,  menyambut baik dan menerima gagasan pembentukan konsorsium ini dan menindaklanjutinya dengan memberikan Hibah Konsorsium guna operasional pembiayaannya.  Konsorsium ini kemudian diberi nama “Konsorsium Keanekaragaman Biota Laut berdasarkan DNA Barcoding”, dimana UNPATTI sebagai pengusul…

    08 Apr
    08 Apr
  • Senin, 4 April 2016, Pukul 10.00 WIT, Dalam kerangka Kerjasama antara Universitas Pattimura dan Kejaksaan Tinggi Maluku, bertempat di Aula Lt. II Gedung Rektorat Kampus UNPATTI, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Dr. Jan S. Maringka, SH. MH, memberikan kuliah umum bertema “Penguatan Kejaksaan Secara Kelembagaan dalam Sistem Ketatanegaraan”, di hadapan civitas akademika yang tidak saja berasal dari fakultas hukum akan tetapi juga berasal dari fakultas lain dalam lingkup UNPATTI serta para Kajari se Maluku, para Koordinator, para Kacabjari dan para Jaksa dari Kejaksaan Tinggi Maluku. Dalam paparan Beliau, mencuat permasalahan kedudukan/eksistensi Kejaksaan dalam tataran konstitusi/UUD45, ternyata memang masih ada ketidakjelasan mengenai kedudukan Kejaksaan RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, terutama dalam UUD RI 1945 namun fungsi dan wewenang selaku penuntut umum cukup kuat karena sah berlandaskan hukum sebagaimana diatur dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI. Diakhir paparannya, Kajati Maluku Dr. Maringka berharap mahasiswa melalui proses pembelajaran terkait dengan penegakan hukum dapat membangun dan meningkatkan kesadaran hukum dan ada komitmen bersama untuk membangun Maluku. Ditambahkan oleh Beliau bahwa  penegakan hukum tidak dapat berjalan setengah hati harus adanya kesatuan hati untuk mendukung penegakan dan kesadaran hukum di Indonesia. Setelah sesi terakhir tanya jawab, kuliah umum ini yang juga dihadiri oleh Rektor dan para pimpinan struktural lainnya, ditutup dengan pemberian cinderamata lambang UNPATTI dan buku serta foto bersama. HOTUMESE.

    06 Apr
    06 Apr
  • Rabu, 30 Maret 2016, Auditorium UNPATTI., Pembekalan Mahasiswa KKN Angkatan 42 Gel. II Tahun Akademik 2015/2016 dibawah tema “Melalui KKN, Mahasiswa Belajar Bersama Masyarakat Untuk Menata Lingkungan Serta Mensukseskan Ketahanan Pangan di Maluku”, yang diikuti sebanyak 1.558 mahasiswa, hari ini di buka secara resmi oleh Pembantu Rektor Bidang Akademik Dr. Riadh M. Uluputty, MP. Pembekalan berlangsung selama dua hari. Dr. Riadh M. Uluputty, MP, dalam awal sambutannya menyampaikan bahwa melalui Tema KKN kali ini  mahasiswa di tuntut memberi pencerahan kepada masyarakat bahwa kita harus hidup bersih dengan menata lingkungan sesuai dengan tema yang diusung. Di bidang Ketahanan Pangan, bahwa ketahanan pangan nasional adalah langkah strategis pemerintah di bidang pertanian nasional untuk menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat, Di Maluku keutamaan ketahanan pangan lokal kita; sagu, sayuran, dan umbi-umbian harus menjadi budaya lokal kita, dipelihara dan ditumbuhkembangkan dalam penerapan diseminasi hasil penelitian Dosen dan Mahasiswa. Akhir sambutannya beliau menyampaikan dengan tegas bahwa mahasiswa harus mengikuti kegiatan pembekalan ini dengan baik dan tuntas agar ketika turun di lokasi dan berada ditengan masyarakat, dapat menjaga nama baik institusi  dan turut memelihara situasi keamanan. Mendahului sambutan pembukaan itu, Ketua Panpel KKN LPKM UNPATTI Ir. Chris W. Patty, MP dalam laporannya menjelaskan bahwa tujuan Pembekalan KKN agar ada penyeragaman persepsi dan mempersiapkan mahasiswa dalam memberikan kontribusi pemikiran, karsa dan karya yang berkualitas sesuai teori/pengetahuan sesuai disiplin ilmu yang mereka miliki. Kerjasama yang dibangun dengan Kementerian Pekerjaan Umum terkait KKN Tematik Pemukiman Kumuh, dalam mengimplementasikannya telah dilakukan kaji awal lokasi pemerintahan desa/kelurahan yang akan dilibatkan. Diantaranya desa/kelurahan yang berada di Kawasan Kota Ambon, Kelurahan Benteng, Wainitu, Rijali, Batugajah dan Batumerah. Disamping itu kerjasama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan Provinsi Maluku akan mensosialisasikan penggunaan obat dan makanan di di beberapa desa-desa yang berada di Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat. Keseluruhan kegiatan di lokasi KKN akan berlangsung selama dua bulan terhitung 4 April hingga 4 Juni 2016. Ketua Panpel KKN, Pak Chris yang ditemui di ruang kerja pengelola KKN usai acara pembukaan pembekalan, menyampaikan bahwa Mahasiswa KKN angkatan ini secara bersama-sama dengan Pemkot Ambon akan mengadakan “JUMPABERLIAN” dalam bentuk pembersihan lingkungan pesisir pantai seputar Poka hingga Tanjung Marthafons, yang akan dilaksanakan pada Jumat 8 April mendatang. Hotumese

    31 Mar
    31 Mar
  • Salam Hotumese… Kampus Basudara, Senin 28 Maret 2016, Dengan paradigma baru yang dipicu dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat dan persaingan yang kompetitif maka mengedepankan mutu secara berkelanjutan hingga mencapai kesadaran berbudaya mutu sudah saatnya ditumbuhkembangkan, terpelihara dan teroptimalkan dikalangan civitas akademika UNPATTI. Mewakili Rektor Universitas Pattimura, Pembantu Rektor Bidang Akademik Dr. Ir. R. Uluputty, MP di ruang kerjanya, bersama Ir. Wem Talakua, MP Sekretaris Kantor Penjaminan Mutu, menerima Tim reviewer yang diketuai oleh Prof. Dr. Tirza Hanum, MS Profesor Bidang Ilmu Teknologi Hasil Pertanian Dosen Tetap pada Fakultas Pertanian Universitas Negeri Lampung, Dr. Manongar perwakilan dari Direktorat Penjaminan Mutu dan Dr. Muh. Seloh (reviewer) Dikesempatan membuka Acara Bimtek SPMI, PR Bidang Akademik menyampaikan bahwa kegiatan ini sangatlah penting dan besar manfaatnya bagi kelembagaan mengingat masih terdapat 11 prodi yang sementara berproses untuk meningkatkan nilai minimal akreditasinya. Lanjut beliau, “Rektor periode sekarang dan pimpinan terdahulu senantiasa memberikan perhatian penuh pada bidang akademik terutama akreditasi program studi untuk menaikkan nilai akreditasi minimal dan mutunya.   Diingatkan oleh PR Bid. Akademik, bahwa Rektor saat ini dalam berbagai kegiatan internal kampus senantiasa mengingatkan kembali upaya dan keharusan menuju langkah-langkah perbaikan untuk mengembangkan mutu UNPATTI. “Standar Nasional PT kalau terimplementasi dan berjalan dengan baik maka akan mengembangkan mutu dan daya saing UNPATTI”. Akhir sambutannya, PR Bidang Akademik Dr. Uluputty berharap pasca kegiatan para peserta yang terdiri dari para ketua prodi dan tim borang/instrument prodi masing-masing pada level sarjana dan magister dapat mengisi borang/instrument dengan baik dan benar hingga nilai optimal dapat diperoleh. Hal ini tentunya juga harus mendapat dukungan dan komitmen pimpinan selain dukungan sarana dan prasarana pembelajaran yang terstandar untuk mencapai harapan bersama. Dalam rangka pencapaian dan akselerasi mencapai budaya mutu, Ditjen Belmawa melalui Direktorat Penjaminan Mutu dengan Fasilitator/Reviewer, Prof. Tirza Hanum, Dr. Manongar dan Dr. Muh. Sehol, mulai hari ini ( senin,28/3)  dan besok (selasa 29/3) bersama dengan para ketua prodi dan tim penyusun borang/instrumen akan memetakan permasalahan sekaligus mencari solusi pemecahan masalah akreditasi prodi  untuk pemenuhan standar 1-7 dalam bingkai kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Penjaminan Mutu Internal di UNPATTI.

    28 Mar
    28 Mar
  • Kampus “Basudara”, bertempat di Aula Rektorat Lt. II, Kamis 24 Maret 2016 Pkl. 12.00 WIT,  Rektor UNPATTI, Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH., M.Hum melantik para Pembantu Dekan pada Fakultas Hukum untuk periode 4 tahun ke depan. “Pergantian seorang pejabat dalam suatu jabatan di institusi merupakan hal yang normal terjadi”, “kiranya pejabat yang baru di lantik dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara baik dan mau dan mampu bekerja keras hingga mencapai peningkatan mutu dan layanan serta kinerja kearah yang lebih baik bagi fakultas dan yang berdampak bagi universitas”, harap Rektor dalam wejangannya. Para Pejabat yang dilantik; Pudek Bidang Akademik Dr. Rory J. Akyuwen, SH., M.Hum, Pudek Bidang Kemahasiswaan Ny. Saartje S. Alfons, SH., MH dan Pudek bidang Kerjasama Dr. Arman Anwar, SH., MH., sementara Pudek Bidang Administrasi Umum tetap dijabat oleh Dr. Adonia I Laturette, SH., MH. Hadir dalam pelantikan itu para pejabat pudek lama, J.D. Pasalbessy, SH., M.Hum., N. Tianotak, SH., MH serta civitas akademika Fakultas Hukum, pejabat struktural UNPATTI dan tenaga kependidikan.  Acara yang berlangsung selama satu jam lebih itu di akhiri dengan ucapan dan jabat tangan kepada para pejabat baru yang kemudian secara bersama-sama menuju ke fakultas hukum untuk ramah tamah dan makan siang bersama. Hotumese…!!

    28 Mar
    28 Mar
  • Kamis, 24 Maret 2016 bertempat di Ruang Rapat Rektor UNPATTI, telah ditandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Pattimura dengan PT. TELKOM Indonesia (PERSERO). Kedua belah pihak dalam kerjasama ini sepakat untuk senantiasa saling menunjang dalam pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi. Salah satunya yang akan di realisasikan dalam waktu dekat ini adalah pemberian Beasiswa selama empat semester bagi  20 Mahasiswa yang terseleksi untuk menerima beasiswa dengan kriteria dan standar kualifikasi tertentu dengan prioritas bagi mahasiswa kurang mampu namun berprestasi.  Besaran bantuan yang diberikan selama 4 semester adalah 3 jt/orang/semester. Rektor UNPATTI, Prof. Dr. M.J Saptenno, SH., M.Hum dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas keinginan baik dari pihak PT TELKOM dalam pembangunan pendidikan di UNPATTI. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas rekrutan lulusan UNPATTI yang kompeten agar menjadi pegawai pada perusahaan PT TELKOM dan harapan ini tertuang dalam Pasal pada Perjanjian Kerjasama yang merupakan kesatuan dokumen dan bagian yang tidak terpisahkan dari NK. Direktur Human Capital Management PT TELKOM Indonesia  Herdy Harman mengatakan bahwa PT TELKOM Indonesia saat ini sudah beberapa tahun lalu masuk di era digitalisasi dengan sasaran mutu layanan yang lebih cepat dan mudah di akses. Selain bantuan di atas, PT TELKOM melalui GM Witel Maluku, Lonely Mangaranap menyampaikan juga bahwa dalam waktu dekat akan melakukan uji coba penggunaan bandwidth IP Address Web UNPATTI setara dengan 500MB selama 2 minggu. Pejabat dari PT Telkom yang hadir menyaksikan penandatangan ini; M. Firdaus (EVP Telkom Reg VII), Y. Martin (SGM HCBP), Nur Hassim Haji Rusdi (SGM CDC), Lonely Baringin Mangaranap (GM Witel Maluku), Rama Gusiharto (SO General Affairs), Mbak Sartika dan staf lainnya. Sementara dikalangan pejabat UNPATTI yang ikut hadir, Prof. Ir. J.W. Mosse, M.Sc., Ph.D (Pembantu Rektor Bidang Kerjasama, Perencanaan, dan Sistem Informasi), Prof. Dr. Ir. J. Matinahoru (Dekan Pertanian), Drs. J. Madubun, M.Si, (Dekan FISIP), Prof. Dr. Ir. August Ernst Pattiselano, M.Si (Wadir I Pascasarjana), D.J. Matrutty, M.Si (Pembantu Dekan 2 Fekon), Drs. Talaohu Rachman, M.Si. (Ketua LPKM). Acara di akhiri dengan tukar menukar cinderamata dan penyerahan nominal bantuan secara simbolik.  HOTUMESE…!!!

    24 Mar
    24 Mar
  • Senin, 21 Maret 2016,Pukul 10.00 WIT, bertempat di ruang kerja Rektor, Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH., M.Hum yang baru dilantik sebulan lalu sebagai Rektor Universitas Pattimura menerima Tim kerja dari Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri yang menggagas suatu forum diskusi dalam format Foreign Policy Lecture  dalam rangka kerjasama sub-regional Timor Leste-Indonesia-Australia Growth Triangle (TIA-GT). Perhelatan diskusi dilaksanakan di Aula Rektorat Lt II yang dibuka oleh Rektor UNPATTI ini bertujuan memperoleh kajian dan rekomendasi terhadap berbagai kebijakan  luar negeri yang berkelanjutan. Hal ini merupakan suatu langkah upaya percepatan pertumbuhan dan pengembangan kawasan ekonomi serta pengembangan bidang lainnya di wilayah KTI oleh pemerintah pusat yang merupakan bagian RPJMN 2015-2019 pemerintahan Jokowi-JK. Diskusi dihadiri oleh civitas akademika, pejabat Pemda Maluku dan Pejabat Kemenlu RI. Sebagai narasumber adalah Duta Besar Djauhari Oratmangun (mantan Dirjen ASEAN) dan Prof. David Price (Charles Darwin University, Australia) dan Prof. Dr. Tonny Donald Pariela, MA. (Guru Besar Ilmu Sosial Unpatti),  Beberapa gagasan dan rekomendasi yang dapat disimpulkan dari forum diskusi ini, antara lain: Universitas Pattimura ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan ini, olehnya itu UNPATTI dituntut proaktif dan tanggap terhadap perkembangan isu-isu TIA-GT. Unpatti bersama  dengan  Pemda Maluku secara lebih intens diharapkan mengupayakan dan mendiskusikan langkah strategis dalam upaya perkembangan kerjasama TIA-GT ini, salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah melalui program pemberian beasiswa yang diharapkan dapat teralokasi pada APBD Maluku bagi mahasiswa studi lanjut S2 dan S3 dengan minat di bidang pertambangan, gas dan perminyakan serta keahlian bidang geologi dalam rangka penyiapan SDM untuk Blok Masela.   Pengimplementasian kerjasama Unpatti dengan CDU dapat di addendum melalui program pertukaran Dosen dan Mahasiswa khususnya dalam peningkatan kapasitas berbahasa Inggeris dan peningkatan kearifan budaya lokal Maluku, disamping kerjasama penelitian dan program Postdoc.  Diskusi ini berlangsung selama kurang lebih dua jam dengan berbagai masukan dan saran dari para peserta, ditutup dengan pemberian cindera mata dan buku kepada Prof. Price selanjutnya diakhiri dengan makan siang bersama. HOTUMESE…!!!  

    24 Mar
    24 Mar
  • Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH. M.Hum bersama dengan Kepala Biro AAKPSI Universitas Pattimura, Drs. J. Ririhena melakukan sosialisasi SN-SBMPTN (Seleksi Nasional dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Tahun 2016 di kabupaten Kepulauan Aru. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 8 dan 9 Maret 2016 ini melibatkan para siswa/i kelas III se-kota Dobo yang berjumlah sekitar 200 orang. Siswa/i yang mengikuti kegitan sosialisasi ini berasal dari beberapa sekolah di kota Dobo seperti SMA Negeri I, SMA Negeri II, SMK I dan SMA Yosudarso. Para siswa/i tersebut merasa antusias dengan kegiatan sosialisasi yang terlaksana berkat kerjasama Universitas Pattimura dan Kabupaten Kepulauan Aru. Dengan adanya kegiatan sosialisasi seperti ini maka akan terbuka kesempatan yang lebih besar kepada para siswa/i di Kabupaten Kepulauan Aru untuk mendaftarkan diri menjadi peserta SN-SBMPTN. Proses pendaftaran SN-SBMPTN Tahun 2016 dilakukan secara online di seluruh Indonesia. Hal ini berarti salah satu faktor penting yang harus diperhatikan adalah ketersediaan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi dalam bentuk layanan koneksi internet yang bisa diakses oleh para siswa/i maupun kepala sekolah. Menanggapi hal tersebut, pihak Kabupaten Kepulauan Aru berharap kepada Universitas Pattimura melalui Rektor agar dapat membantu sehingga kendala tersebut tidak menghambat para siswa/i di Kepulauan Aru yang ingin mengikuti SN-SBMPTN Tahun 2016. Dalam penyampaian materi sosialisasi, Rektor dan Kepala Biro AAKPSI Universitas Pattimura didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (DIKBUDPORA) Kabupaten Kepulauan Aru, J. Apalem, S.AP dan turut dihadiri oleh pegawai pada Dinas DIKBUDPORA dan para kepala sekolah serta para guru TIK se-kota Dobo. Rektor dan Kepala Biro Universitas Pattimura beserta Kepala Dinas DIKBUDPORA Kabupatan Kepulauan Aru berharap agar dengan adanya sosialisasi SN-SBMPTN Tahun 2016 ini, maka para Kepala Sekolah beserta  guru TIK dan siswa/i di Kabupatan Kepulauan Aru dapat memiliki kesempatan yang sama seperti siswa/i di seluruh Indonesia untuk mengikuti SN-SBMPTN yang kemudian dapat diterima menjadi mahasiswa pada perguruan tinggi yang dituju.

    14 Mar
    14 Mar
  • Gubernur Maluku Said Assagaff dan Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si., meresmikan dua program studi doktoral atau strata III (S3) yakni Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum dan Ilmu Kelautan pada Fakultas Perikanan, yang berlangsung di Swiss Bell hotel pada hari Selasa, 9 Februari 2016. Pembukaan program studi doktoral tersebut berdasarkan keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Nomor 28/KPT/2016, tanggal 20 Januari 2016. Said Assagaff, mengatakan pembukaan program studi doktoral ilmu hukum dan ilmu kelautan merupakan bentuk pengakuan negara terhadap peningkatan kompetensi dosen serta sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Universitas Pattimura. Said Asagaff juga berharap agar dengan adanya dua program studi doktoral tersebut dapat menjawab tantangan dan kebutuhan sumber daya manusia di Maluku. “Untuk itu, dengan adanya kedua Prodi ini diharapkan dapat menjawab tantangan dan kebutuhan kita di Maluku,” ujarnya. Menghasilkan lulusan yang berkemampuan melakukan penilitian ilmiah, dalam rangka merumuskan pendekatan baru yang sesuai untuk memecahkan permasalahan pembangunan wilayah kepulauan, melalui penalaran ilmu hukum secara baik dan benar. Selain itu, potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat besar di Maluku ini, belum dapat dinikmati secara baik. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor mendasar, yakni secara sosiokultural paradigma pembangunan nasional terlalu berorientasi kontinental. Secara yuridis, warisan hukum dan perundang-undangan di Indonesia lebih memihak kepada wilayah kontinental. Dan kemampuan teknis atau kualitas sumberdaya manusia kita untuk menjawab kebutuhan dan tantangan kewilayahan yang ada, masih sedikit. Untuk itu, melalui momentum pembukaan program doktor (S3) program studi Ilmu hukum dan ilmu kelautan, Gubernur Maluku berharap agar program pascasarjana dapat berkembang menjadi Center of Excellence pendidikan tinggi dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berbasis kepulauan, sesuai visi dan misi lembaga ini, yang juga relevan dengan visi pembangunan Maluku, yaitu mantapnya pembangunan Maluku yang rukun, religius, damai, sejahtera, aman, berkualitas dan demokratis dijiwai semangat siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan. Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si., menegaskan peluncuran dua program studi baru tersebut menjadi ruang akses baru perguruan tinggi yang dipimpinnya terutama kepercayaan Kemenristek Dikti terhadap kualitas para dosen yang dimiliki sebagai tenaga pengajar program doktoral. Rektor Unpatti mengakui, pihaknya telah memperoleh kepercayaan kemenristek Dikti sejak dua tahun lalu untuk menyelenggarakan pendidikan S2 maupun S3 pada beberapa program studi, harus dibarengi dengan penyiapan infrastruktur maupun tenaga dosen yang dimiliki, sebelum memperoleh izin opersional. “Khusus untuk dua program studi doktoral yang diluncurkan, walaupun telah memperoleh ijin operasional Kemenristek Dikti, perlu juga diikuti dengan pembenahan manajemen sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas di masa mendatang,” ujarnya.  

    10 Feb
    10 Feb
  • Dalam rangka menunjang pengembangan kemaritiman, Pusat Penelitian Kelautan Universitas Pattimura kembali mangadakan Pelatihan Selam dan Scientific Diving (metode penelitian terumbu karang dan ikan karang). Pelatihan selam angkatan ke 2 ini diikuti oleh 15 peserta yang mewakili mahasiswa, siswa, LSM, dan anggota masyarakat. Pembukaan pelatihan selam dan scientific diving ini dihadiri oleh Pembantu Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistim Informasi; Prof. Dr. J. W. Mosse, M.Sc., Kepala Lembaga Penelitian Prof. Dr. Rafael M. Osok, M.Sc. dan Kepala Pusat Penelitian Kelautan Dr. rer. nat. Gino V. Limmon, M.Sc. Dalam arahannya pada pembukaan pelatihan, Pembantu Rektor IV yang hadir mewakili Rektor Unpatti berjanji untuk medukung penuh kegiatan ini dan mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan wujud komitmen Universitas Pattimura untuk menunjang pengembangan poros maritim dengan meningkatkan kemampuan dan keterampilan para peneliti untuk bekerja di berbagai bidang yang memerlukan penyelam yang bersertifikat. Pelatihan ini juga dimaksudkan untuk menambah ketrampilan para mahasiswa Unpatti agar mampu berkompetisi di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Hal yang sama juga berlaku bagi peserta lainnya dalam menyambut era baru MEA yang sementara berlangsung. Pada kesempatan ini Pembantu Rektor IV juga membagikan sertifikat scientific diving bagi 14 orang peserta pelatihan selam angkatan pertama. Kepala Pusat Penelitian UNPATTI, Dr. rer. nat. Gino V. Limmon, M.Sc. menambahkan bahwa, dengan dukungan penuh Lembaga Penelitian Unpatti, Pusat Penelitian Kelautan  (PPK-UNPATTI) telah menjadi Pusat Pelatihan Selam (Learning Center for Scientific Diving). Pelatihan scientific diving ini akan diselenggarakan satu atau dua kali setiap tahun. Disamping itu, pelatihan ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan Pusat Penelitian Kelautan Unpatti ini untuk menjadi salah satu  Pusat Scientific Diving di Indonesia, sebagai bagian dari aktivitas rutin dan khusus yang harus dilakukan sesuai dengan kompetensi dan potensi SDM di UNPATTI untuk mendukung dan mengembangkan SDM dan Sumber Daya Alam di Maluku. Materi dan praktek pelatihan selam untuk mendapatkan sertifikat bintang satu POSSI atau open water diver certificate diberikan oleh Ir. Pieter Manihin yang merupakan intruktur bintang dua. Sedangkan  pelatihan metode penelitian terumbu karang dan ikan karang diberikan oleh Dr. rer. nat. Gino V. Limmon, M.Sc.  dan Ir. F Rijoly, M.Si. Bagi masyarakat yang tertarik untuk mengikuti pelatihan selam di Scientific Diving Learning Center-UNPATTI dapat mengirimkan email ke sdlc.unpatti@gmail.com. (humas unpatti)

    03 Feb
    03 Feb
Goto :

We usually reply with 24 hours except for weekends. All emails are kept confidential and we do not span in any ways.

Thank you for contacting us :)

Enter a Name

Enter a valid Email

Message cannot be empty