Rektor Unpatti: PKKMB Menjadi Momentum Awal Membangun Iklim Akademik Mahasiswa Baru

UNPATTI,- Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Freedy Leiwakabessy, M.Pd., menegaskan bahwa Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan kesiapan akademik mahasiswa sebelum memulai perkuliahan.

Hal tersebut disampaikan Rektor saat memberikan keterangan kepada awak media terkait pelaksanaan PKKMB Universitas Pattimura Tahun Akademik 2026/2027 yang diikuti 5.846 mahasiswa baru. Pada Kamis, 27/7 bertempat di ruang media Universitas Pattimura. 

Pada kesempatan tersebut rektor menjelaskan, pelaksanaan PKKMB merupakan bagian dari pembinaan mahasiswa baru yang diarahkan untuk memperkenalkan kehidupan akademik, tata kelola kelembagaan, serta kebijakan pendidikan tinggi. Pembinaan tersebut menjadi langkah awal agar mahasiswa memahami lingkungan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri mengikuti proses pendidikan.

Menurut rektor, penerimaan mahasiswa baru dan PKKMB merupakan dua momentum yang saling berkaitan dalam mengawali tahun akademik. Penerimaan secara akademik melalui rapat senat menjadi bentuk penerimaan resmi mahasiswa sebagai bagian dari sivitas akademika, sementara PKKMB menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan dan sistem pendidikan tinggi.

“Suasana ini kita ciptakan supaya mereka memahami lingkungan kampus, memiliki motivasi yang tinggi, memahami aspek akademik, tetapi juga memahami kebijakan-kebijakan pemerintah,” ujar rektor.

Rektor menekankan bahwa proses pendidikan harus dipandang secara menyeluruh, mulai dari input, proses, output, outcome, hingga impact. Dalam konteks tersebut, mahasiswa baru sebagai input pendidikan perlu mendapatkan proses penerimaan dan pembinaan yang baik sejak awal memasuki perguruan tinggi.

Pelaksanaan PKKMB tahun ini dilakukan secara hybrid dengan mempertimbangkan jumlah mahasiswa baru yang mencapai 5.846 orang. Mahasiswa tidak seluruhnya ditempatkan dalam satu ruangan, melainkan sebagian mengikuti kegiatan secara langsung dan mahasiswa lainnya mengikuti secara daring dengan dukungan fasilitas telekomunikasi yang disediakan universitas.

Setelah pelaksanaan di tingkat universitas, kegiatan dilanjutkan di masing-masing fakultas. Pola tersebut dinilai lebih efektif karena mahasiswa dapat mengikuti pembinaan dalam lingkungan fakultas masing-masing dengan jumlah peserta yang lebih terkendali.

Dalam pelaksanaannya, Universitas Pattimura memberikan perhatian serius terhadap aspek keamanan dan kenyamanan mahasiswa baru. Rektor menegaskan tidak boleh terdapat kekerasan dalam seluruh rangkaian PKKMB, baik pada tingkat universitas maupun fakultas.

Dengan berbagai penyesuaian tersebut, Universitas Pattimura berkomitmen menjadikan PKKMB sebagai tahapan awal yang memberikan pemahaman akademik, pengenalan kelembagaan, serta pengalaman positif bagi mahasiswa dalam memulai perjalanan pendidikan tinggi pada Tahun Akademik 2026/2027.

Skip to content