UNPATTI,- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) bekerja sama dengan Tribun Ambon menggelar kegiatan LPS Finlab: Forum Inklusi dan Literasi Keuangan bagi mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura di Aula FISIP Unpatti, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda agar memiliki kemandirian serta budaya finansial yang disiplin sejak dini.
Dekan FISIP Unpatti, Dr. Wahab Tuanaya, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi literasi keuangan ini merupakan bentuk konkret implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, program ini sangat penting untuk membangun kesadaran dan kemampuan mengelola finansial pribadi secara bijak sejak awal perkuliahan.
Lebih lanjut, Dr. Wahab menjelaskan pentingnya kehadiran narasumber lintas sektor dari LPS, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga praktisi entrepreneur. Kehadiran LPS dan OJK memberikan wawasan bagi mahasiswa mengenai perlindungan simpanan perbankan serta pengawasan jasa keuangan di Maluku. Selain dibekali motivasi untuk melihat peluang usaha, mahasiswa juga diedukasi agar memiliki benteng diri dari praktik keuangan yang merugikan.
“Kami berharap pengetahuan terkait dunia LPS dan OJK ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mengambil keputusan keuangan secara tepat. Ke depan, kami juga berharap kegiatan strategis ini tidak berhenti di tingkat fakultas, melainkan dapat dikembangkan ke tingkat universitas dengan melibatkan seluruh mahasiswa dari berbagai fakultas di Unpatti,” ungkap Wahab.
Sesi edukasi ini menghadirkan tiga pemateri kompeten di bidangnya, yaitu: Hanifah (Staf Edukasi, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Lembaga Kantor Perwakilan LPS III Sulampua) yang membawakan materi Tugas dan Fungsi LPS., Grizzly Cluivert Nahusuly (Pemilik Usaha Ghetto Merch Ambon) yang memaparkan materi Tantangan Keuangan Pemula., serta, Deni Iswanto (PEPK dan LMST Kantor OJK Provinsi Maluku) yang menyampaikan materi Kelola Uang, Ciptakan Peluang.
Dalam wawancara bersama Tim Humas Unpatti, Division Head of Education, Public Relations, and Institutional Relations LPS Representative Office III, Prayitno Amigoro, menyampaikan bahwa kehadiran LPS di Universitas Pattimura bertujuan memberikan edukasi serta literasi keuangan bagi para mahasiswa baru.
Prayitno menjelaskan tiga poin utama yang disampaikan kepada mahasiswa yakni, Penerapan Literasi Keuangan: Mendorong mahasiswa untuk belajar mengelola uang saku sejak dini, sekecil apa pun nominalnya, hingga menjadi sebuah kebiasaan yang baik., Disiplin Pencatatan: Menekankan pentingnya mencatat setiap transaksi keuangan agar alur pemasukan dan pengeluaran tetap terkontrol, dan Strategi Menabung Konsisten: Membagikan kiat menabung dengan prinsip “disisihkan, bukan disisakan”. Komitmen ini dapat dimulai dari nominal kecil, seperti Rp5.000 atau Rp10.000, demi membentuk budaya menabung secara berkelanjutan.
Selain manajemen keuangan pribadi, kegiatan ini juga dirancang untuk mengenalkan fungsi dan peran LPS kepada sivitas akademika. Harapannya, mahasiswa yang telah mendapatkan wawasan ini dapat menyebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat luas.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang mempermudah akses belanja online melalui ponsel, Prayitno mengingatkan pentingnya kontrol diri dan latihan kesabaran dalam menahan keinginan konsumtif.
“Dengan pengelolaan keuangan yang baik dan kebiasaan menabung, mahasiswa diharapkan dapat lebih bertanggung jawab atas keuangannya. Mampu mengalokasikan dana dengan benar sekaligus menjadi benteng agar terhindar dari ancaman pinjaman online (pinjol) ilegal maupun judi online,” ungkap Prayitno.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh para wakil dekan FISIP Universitas Pattimura, tenaga pendidik, pimpinan dan jajaran LPS dan Tribun Ambon, serta mahasiswa baru FISIP Universitas Pattimura.
#UniversitasPatitmura
#HumasUnpatti
#LPSdanTribunAmbonEdukasiMahasiswaBaruFISIPUnpattiBijakMengelolaKeuangan













