UNPATTI Memperingati HUT RI ke 70

  • Upacara HUT RI ke 70 yang berlangsung di Universitas Pattimura (Senin, 17 Agustus 2015) dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si selaku Rektor Universitas Pattimura yang bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara yang melibatkan civitas Universitas Pattimura ini bertempat di lapangan upacara Kampus Poka, Universitas Pattimura. Dalam acara Upacara ini pula turut dibacakan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 30 / TK / TAHUN 2015 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya, Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 186528 s.d. 186541, 186930, 187052 s.d. 187057 / A4/KP/2014 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Kategori II Tahun 2014, Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 51856 s.d. 51879, 52470 s.d. 52474 / A4 / KP / 2015 tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2015, dan Keputusan Rektor Universitas Pattimura nomor 1215 / UN13 / SK / 2015 tentang Penetapan Mahasiswa Penerima Penghargaan Mahasiswa Berprestasi di Bidang Minat dan Penalaran Mahasiswa Universitas Pattimura Tahun 2015. Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya ini sebagai penghargaan atas darmabakti PNS yang telah bekerja penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara dan pemerintah serta dengan penuh pengabdian kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus menerus paling singkat 10 (sepuluh) tahun, 20 (dua puluh) tahun, dan 30 (tiga puluh) tahun. Jumlah penerima Satyalancana Karya Satya masa bakti PNS 10 tahun sebanyak 17 orang, masa bakti PNS 20 tahun sebanyak 20 orang dan masa bakti PNS 30 tahun sebanyak 5 orang. Bersamaan dengan itu Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si. turut menyerahkan SK CPNS kepada 21 tenaga honorer Kategori II dan 29 CPNS Jalur Umum. Selain itu diberikan pula apresiasi kepada mahasiswa/i berprestasi yang menjuarai Seleksi Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) Universitas Pattimura Tahun 2015. Mahasiswa/i berprestasi tersebut yaitu sebagai berikut : Winny Marturia Tessalonika NIM : 201276119 Fakultas : MIPA Richel E. T. Pattikawa NIM : 201183035 Fakultas : Kedokteran Lia Simanjutak NIM : 201357046 Fakultas : Pertanian  

    18 Aug
    18 Aug
  • Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si. selaku Rektor Universitas Pattimura telah menandatangani nota kesepahaman dengan Presiden Kaohsiung Medical University, Prof. Yi Ming Chen. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut berlangsung di Ruang Rektor Universitas Pattimura pada Hari Sabtu, 1 Agustus 2015. “Kehadiran Delegasi dari University Kaohsiung Medical University Taiwan ke Unpatti Ambon, dalam rangka membantu Unpatti, khususnya Fakultas Kedokteran sangatlah penting” kata Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si., disela-sela acara ramah tamah. Dijelaskan, Penandatanganan MoU yang dilakukan disaksikan oleh Delegasi dari Kaohsiung Medical University diantaranya , Pro .Chun Hsiung, Prof Lie Kwan, Prof Hafids, Prof Paul Tahalele dan Prof Arifin dari Universitas Airlangga Surabaya. Menurut Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si., nota kesepahaman yang baru ditandatangani akan ditindaklanjuti lebih praktis dengan proses pembelajaran di Fakultas Kedokteran, Riset dan Proses pengabdian dengan operasi-operasi. Nota kesepahaman ini sangat penting karena Kaohsiung Medical University, adalah salah satu Universitas yang cukup terkenal di Taiwan, dengan demikian diharapkan Unpatti dapat belajar dan mendapat banyak pengetahuan baru, terutama pada kesehatan, tambahnya. Sementara itu di tempat yang sama, Prof Lie Kwan selaku anggota Tim Intelektual Kaohsiung Medical University menjelaskan, kerja sama ini akan memudahkan sarjana S1 dari Unpatti yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 atau S3 di Kaohsiung Medical University. Selain itu, bisa juga untuk pengobatan di sana atau untuk melakukan penelitian bersama. Prof. Lie Kwan mengungkapkan, kerja sama Universitas Pattimura-Kaohsiung Medical University akan berlangsung selama lima tahun ke depan, dan bisa diperpanjang bila kedua pihak menginginkannya. Selain untuk studi S2 dan S3, dalam kesepakatan juga disebutkan kerja sama ini bergerak di bidang kedokteran bedah di Ambon dan pulau-pulau di sekitarnya Di tempat yang sama, Ketua Presidium Ikatan Ahli Bedah Indonesia, Prof. Dr. Paul Tahalele menjelaskan MOU yang dilakukan bergerak di dalam bidang pendidikan sangatlah penting sekali, karena di Indonesia kekurangan dosen. “Nantinya ada dosen terbang dari Kaohsiung Medical University Taiwan bisa mengajar di Unpatti sambil supervisi Rumah sakit,” jelasnya. Selain itu, bisa juga lulusan dari Unpatti yang pandai untuk mengambil S2 dan S3 bisa bersekolah di Kaohsiung Medical University Taiwan dengan mendapatkan beasiswa. Dengan adanya MoU ini, tambahnya, maka kesempatan ini dipakai untuk bidang Bedah, kalau ada Dokter maupun perawat yang mau dididik, Simposium, Workshop, dokter dari Taiwan bisa diundang.

    03 Aug
    03 Aug
  • http://unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2015/06/kuliah_umum_rusia_9.jpg

    22 Jun
    22 Jun
  • Universitas Pattimura kembali menunjukan prestasinya setelah dua mahasiswanya terpilih menjadi Duta Mahasiswa GenRe Provinsi Maluku Tahun 2015. Dalam pemilihan Duta Mahasiswa GenRe Provinsi Maluku Tahun 2015 yang berlangsung pada tanggal 13 Mei 2015 di Gedung Wanita, keluar sebagai Juara I untuk masing-masing kategori Putra dan Putri diraih mahasiswa program sarjana Fakultas Hukum Universitas Pattimura atas nama Leunard Dominggus Pattipeilohy dan Fransiska Matulessy setelah mengalahkan 20 peserta lainnya yang berasal dari perguruan tinggi seperti IAIN Ambon, UKIM Ambon dan STIKES Pasapua Ambon. Dalam sambutan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Drs. Djufri Assegaff menyampaikan agar para Duta Mahasiswa dapat menjadi figur teladan serta motivator dikalangan mahasiswa dan remaja lain untuk mewujudkan Generasi Berencana Maluku, remaja dan pemuda yang memiliki pengetahuan, bersikap dan berperilaku sebagai remaja, namun penuh dengan perencanaan matang dalam menapaki masa depan. Drs. Djufri Assegaff berharap, pemenang Duta Mahasiswa GenRe Maluku tahun 2015 yang akan mewakili Provinsi Maluku pada ajang pemilihan Duta Mahasiswa GenRe Tingkat Nasional Tahun 2015 dapat meneruskan perjuangan para Duta Mahasiswa GenRe Maluku terdahulu untuk meraih prestasi serta mengharumkan nama Maluku di tingkat Nasional. Genre adalah program yang dikembangkan oleh BKKBN dengan kelompok sasaran program, yaitu: Remaja yang berusia 10-24 tahun tapi belum menikah Mahasiswa/mahasiswi yang belum menikah Keluarga Masyarakat yang peduli terhadap kehidupan para remaja. Tujuan dikembangkannya program Genre oleh BKKBN adalah untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi para remaja dalam hal: Jenjang pendidikan yang terencana Berkarir dalam pekerjaan yang terencana Menikah dengan penuh perencanaan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi. Untuk melaksanakan program Genre maka BKKBN melakukan kegiatan berupa: Promosi penundaan usia kawin, sehingga mengutamakan sekolah dan berkarya. Dimana usia pernikahan pertama yang diinginkan dalam program Genre ini minimal adalah 21 tahun, selain itu memberitahu para remaja tentang anatomi sistem reproduksi manusia. Menyediakan informasi tentang kesehatan reproduksi yang seluas-luasnya, dengan cara meningkatkan jumlah PIK R/M melalui berbagai jalur Academic/PT, organisasi keagamaan, dan organisasi Kepemudaan, meningkatkan SDM pengelolah PIK R/M yang berkuallitas, adanya komitmen dari stakeholder dan mitra kerja dalam pengelolaan danpelaksanaan program GENRE . Promosi kesehatan yang merencanakan kehidupan berkeluarga yang sebaik-baiknya. 5 Strategi program Genre: Penataan dan penyerasian kebijakan program GenRe dalam rangkapenyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja. Peningkatan komitmen dan peran serta stakeholder dan mitra kerja dalam program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja. Penggerakan dan pemberdayaan stakeholder , mitra kerja, keluarga dan remaja dalam program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja

    19 May
    19 May
  • Hasil Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2015 diumumkan secara serentak pada hari Sabtu (9/5). UNPATTI sendiri memasang pengumumannya tepat pada pukul 19.00 WIT. Dalam tiga tahun terakhir ini, jumlah peserta mengalami peningkatan. Pada tahun 2013, jumlah peserta sebanyak 1.304 orang, naik menjadi 1.554 orang pada tahun 2014, kemudian meningkat sekitar 30 persen menjadi 1.981 orang pada tahun 2015. Dari bidang ilmu saintek, program studi Agribisnis dan Agrobisnis Perikanan menjadi favorit dengan lulusan terbanyak, sementara bidang ilmu soshum, program studi Ilmu Hukum, Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan, sementara program studi yang peminatnya sangat banyak adalah Pendidikan Dokter. Universitas Pattimura mulai tahun ini membuka beberapa program studi baru, yaitu Perencanaan Wilayah Dan Kota serta Teknik Sipil, yang juga mendapat peminat yang cukup banyak. Bagi para peserta yang telah dinyatakan lulus SNMPTN pada Universitas Pattimura, diharapkan untuk melaporkan diri serta verifikasi data pada tanggal 9 Juni 2015.

    12 May
    12 May
  • PKM UNPATTI – PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL Mahasiswa sebagai roda penggerak pembangunan, tentu dituntut untuk terus berinovasi dalam menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu, dalam koridor peningkatan  kreativitas mahasiswa dalam berkarya, Universitas Pattimura yang dalam hal ini lewat bidang Kemahasiswaan mengadakan Pelatihan Penyusunan Proposal sebagai bagian dari PKM (Program Kreativitas Mahasiswa). Pelatihan yang diadakan dengan tujuan agar ada progress dalam pembuatan proposal mahasiswa dan dosen harus bisa berkomunikasi karena mahasiswa tidak saja hanya belajar. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dilaksanakan selama 2 hari ini (23-24/03/ 2015) dibekali dengan 2 Pemateri antara lain oleh Dr. Toetik Koesbardiati, yang berkompetensi dalam bidang Sosial, dan Dr. Eduardus Bimo Aksonoh, yang berkompetensi dalam bidang Sains dan Teknologi. Acara yang dimulai pukul 10.00 WIT  dibuka oleh Pembantu Rektor Bidang. Kemahasiswaan, Drs. Adriani Bandjar, M.Sc. Dalam sambutannya Bandjar mengatakan bahwa, “Pelatihan penyusunan Proposal ,Pelatihan Program Kreativitas Mahasiswa merupakan salah satu upaya meningkatkan penalaran mahasiswa”. Beliau juga berharap, dengan dilaksanakannya pelatihan ini, mahasisawa tidak mengalami banyak masalah dan siap memasuki tahap menulis skripsi dan karya ilmiah lainnya nanti. Lanjutnya, mutu lembaga pendidikan dapat diukur dari salah satunya capaiannya yakni lewat karya tulis mahasiswa dan dosen. Penelitian dari dosen tidak hanya diruang laboratorium saja, tapi harus dapat lebih dioptimalisasikan dan dipublikasikan lewat tulisan-tulisan atau artikel ilmiah yang berkualitas. Dosen dan mahasiswa harus juga bisa dapat melakukan penelitian secara bersama-sama, tuturnya. Diakhir sambutannya, Banjar mengatakan “ Menulis itu penting, kita dapat menulis jika banyak membaca. Untuk itu rajinlah mengunjungi perpustakaan”. (, red)

    03 May
    03 May
  • Visitasi Tim Asesor BAN-PT ke UNPATTI 10-12 Mei 2015 Direncanakan pada 10-12 Mei 2015, Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) akan melaksanakan Visitasi dalam rangka menilai Akreditasi Institusi Universitas Pattimura.  Sebagaimana diketahui, salah satu persyaratan satuan pendidikan untuk dapat mengeluarkan sertifikat atau ijasah adalah terakreditasinya satuan pendidikan tersebut baik ditingkat institusi maupun di tingkat program. Untuk itu pemerintah melakukan akreditasi pada setiap jenjang dan satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan, termasuk Universitas Pattimura sebagai satu-satunya Universitas negeri terbesar di Maluku. Dalam melaksanakan akreditasi pemerintah membentuk badan/lembaga mandiri yang diberi kewenangan oleh pemerintah untuk melakukan akreditasi. Akreditasi merupakan bentuk akuntabilitas kepada publik yang dilakukan secara obyektif, adil, transparan, dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Berkaitan dengan hal tersebut pemerintah dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1994 membentuk Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang bertugas melakukan akreditasi perguruan tinggi. Dalam rangka melakukan visitasi di Universitas Pattimura ini, BAN-PT mengutus 4 orang asesor antara lain; Prof. Dr. Ir. Mohammad Nasikin, M.Eng dari Universitas Indonesia; Prof. Dr. Ir. Ir. Sudirman, M.Pi dari Universitas Hasanudin; Prof. Dr. Ir. M. Muslich Mustadjab, MS dari Universitas Brawijaya; dan Prof. Hery Purnobasuki, M.Si, Ph.D dari Universitas Airlangga. Asesor BAN-PT adalah tenaga pakar pada bidang ilmu,bidang studi, profesi, dan atau praktisi yang mewakili BAN-PT dalam penilaian akreditasi program studi/institusi, melalui dua tahap penilaian yaitu : 1)  Penilaian terhadap borang dan atau portofolio program studi/institusi yang disampaikan oleh program studi/institusi beserta lampiran-lampirannya melalui pengkajian “diatas meja”   (desk evaluation), dan 2)  Penilaian di lapangan (visitasi) untuk validasi dan verifikasi hasil desk evaluation atau penilaian di tempat kedudukan program studi/institusi. Proses akreditasi institusi Universitas Pattimura telah dimulai dengan pelaksanaan evaluasi diri di tingkat Universitas. Evaluasi diri tersebut mengacu pada pedoman evaluasi diri yang telah diterbitkan BAN-PT, dan oleh pihak Universitas (Penjaminan Mutu, red) telah menambahkan unsur-unsur yang akan dievaluasi sesuai dengan kepentingan institusi Unpatti. Dari persiapan-persiapan yang dilakukan dengan semakin matang sebelum dilakukannya proses visitasi ini, diharapkan nilai akreditasi Unpatti akan semakin baik. (, red)

    02 May
    02 May
  • DIES NATALIS KE-45 FAKULTAS TEKNIK UNPATTI BERLANGSUNG SEMARAK Dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-45 Fakultas Teknik Universitas Pattimura yang jatuh pada tanggal 16 April 2015,maka hari ini Selasa(14/4) Fakultas Teknik mengadakan seminar sehari dengan tema “ Menjawab Kebutuhan Pendidikan Keteknikan di Kawasan Timur Indonesia Dalam Mendukung Kebijakan Indonesia Sebagai Poros Maritim”. Kegiatan yang bertempat di Ruang Kuliah Umum Lantai II Fakultas Teknik , dihadiri oleh Kepala BAPPEDA Provinsi Maluku yang di wakili oleh Dr.Salahudin Salampessy, General Manager PT.PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Ir.M. Ikhsan Asaad,MM, Pembantu Rektor 1, para Ketua Lembaga, Dekan Fakultas Teknik, Para Dekan dalam Lingkungan Universitas PAttimura, para Ketua Jurusan dan Program Study dalam Lingkungan Fakultas Teknik, Para Sesepuh Fakultas Teknik, Para Alumni dan Mahasiswa. Dekan Teknik dalam sambutnya mengingat kembali perjalan sejarah dari Fakultas Teknik yang dimana dalam perjalannya Fakultas teknik pernah mengalami masa-masa perkembangan sampai pada penyurutan perkembangan, hingga akhirnya fakultas ini dapat bangkit kembali. “ Perjalanan sejarah dari Fakultas ini mulai diresmikan oleh Presiden Suharto pada tanggal 16 April 1970,penuh dengan pasang surut, pada tahun 1970- 1998 Fakultas Teknik mengalami perkembangan yang luar biasa, pada Tahun 1999-2004, faklutas ini mengalami penyurutan dalam pengembanganTridharmanya, setelah tahun 2004 Fakultas Teknik terus menerus membenahi diri dari ketertinggalan dan terus memacu diri untuk kembali bangkit dan terus berkembang sesuai dengan Visi dari Fakultas Teknik yaitu menjadi Fakultas Teknik yang tumbuh dan berkembang ditengah masyarakat serta unggul dan terdepan dalam penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada pengkajian dan Pengembangan Ilmu dan Teknologi Insitusi Maritim sesuai dengan PIP ( Pola Ilmiah Pokok ) yaitu Bima Mulia Kelautan. ‘Tuturnya” Lanjutnya, sesuai dengan arah kebijakan yang akan dilaksanakan untuk tahun 2014-2017 mendatang maka Program akan dititik beratkan pada Remanajemen Kelembagaan, Peningkatan Sumber daya Manusia, Peningkatan sarana-prasarana dan Kemahasiswaan, Peningkatan kerjasama dengan Instasi terkait baik Nasional maupun Internasional. beliau mengharapkan melalui seminar ini akan menghasilkan pemikiran dan gagasan-gagasan baru demi Pengembangan Teknologi untuk mendukung pembangunan Wilayah Kepulauan dan Program Poros Maritim danTol Laut dari Pemerintah. Senada dengan harapan yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknik, Harapan yang sama juga disampaikan oleh Ketua Panitia John Latuny, dalam sambutannya, mengatakan Fakultas Teknik Universitas Pattimura sebagai Lembaga Pendidikan tinggi teknik di Daerah ini, menyadari sungguh bahwa, tanggung jawab untuk menjawab kemajuan pendidikan keteknikan dan pengembangan teknologi untuk wilayah kepulauan menyongsong penerapan kebijakan Indonesia sebagai poros maritime harus dilakukan dalam semangat kebersamaan. “ mengadapi kenyataan penerapan kebijakan Indonesia sebagai Poros Maritim dan Konsep Tol Laut, Maka Fakultas Teknik yang didirikan dalam semangat Institut Teknologi Ambon ( ITA ),yang sejalan dengan konsep Negara maritime oleh Presiden Sukarno,maka saatnya Fakultas Teknik harus mempersiapkan kapasitasnya untuk tidak hanya harus ikut tetapi menjadi yang unggul dalam bidang teknologi kamaritiman,paling kurang pada kawasan timur Indonesia. Kegiatan yang dibuka oleh Pembatu rector I, dilakukan dengan tujuan antara lain, 1.Menghimpun gagasan dan dukungan bersama bagi pengembangan pendidikan keteknikan di Kawasan Timur Indonesia sesuai kebutuhan spesifik pembangunan wilayah kepulauan di Maluku. 2.Menjajaki kerjasama dan upaya sinergis pada level bagi pengembangan Pendidikan keteknikan teknologi dimaksud, sebagai wujud tanggungjawab bersama segenap pemanngku kepentingan. Mendatangkan emapat nara sumber antara lain : I. Ketua Bappeda Prov. Maluku yang di wakili oleh Dr.Salahudin Salampessy dengan Topik Pengembangan Perencanaan Wilayah Maluku terkait Kebijakan Indonesia sebagai Poros Maritim, II. General Manager PT.PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara dengan Topik Perspektif pengembangan Sumber Energi dan Kelistrikan di wilayah Kepulauan-Spesifik Program Pendidikan Teknik. III. Dr. Ir. M. Tukan, BSE, MT, Peran Infrastruktur Maritim di Kepulauan Maluku menyongsong penerapan kebijakan Indonesia sebagai poros maritime. Perspektif Pengembangan Pendidikan Keteknikan. IV. Dr. Ir. E. R. de Fretes, MT: Modernisasi Sarana Transportasi Laut Wilayah Maluku dan Perspektif pengembangan pendidikan keteknikan. Tidak Hanya Seminar yang dilakukan…

    02 May
    02 May
  • DIES NATALIS  KE 52 DAN WISUDA UNPATTI PERIODE APRIL 2015 Kamis, 23 April 2015 merupakan sebuah momentum bagi Universitas Pattimura karena disamping Unpatti melaksanakan wisuda pertama di tahun 2015 bagi ke-1824 wisudawan, sekaligus memperingati Dies Natalis ke 52. Tentunya sebuah kebangaan tidak hanya bagi universitas, tetapi juga bagi wisudawan, keluarga, khususnya orang tua. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si mengatakan bahwa kelahiran, pertumbuhan dan proses pendewasaan sampai 52 tahun ini, Universitas Pattimura selalu mengalami dinamisasi, dan terus berkembang dengan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, serta dukungan warganya, pemerintah maupun masyarakat. Rentetan fakta historis yang dilalui itu, telah membentuk sebuah karakter diri serta tekad perjuangan yang pantang menyerah sesuai Moto Hotumese, jaya dan maju dengan mantap di tengah tantangan. Lanjutnya, hasil hari ini tentu akan menjadi cermin refleksi kita untuk melangkah dengan kesadaran, tanggungjawab, idealisme serta semangat yang kuat untuk terus membenahi dan memantapkan posisi dan peran strategis universitas, khususnya struktur kelembagaan, kinerja akademik serta membangun budaya mutu yang kuat. Bertepatan dengan Wisuda Periode April 2015 ini, dapat disampaikan bahwa 1824 wisudawan berasal dari Program Pascasarjana sebanyak 82 wisudawan, Fakultas Hukum 96 wisudawan , Fakultas ISIP 98 wisudawan, Fakultas Ekonomi 179 wisudawan, Fakultas KIP Reguler 447 wisudawan, Fakultas KIP PPKHB 728 wisudawan, Fakultas Pertanian 27 wisudawan, Fakultas Perikanan 56 wisudawan, Fakultas Teknik 42 wisudawan, Fakultas MIPA 52 wisudawan, Fakultas Kedokteran 17 wisudawan. (, red)

    02 May
    02 May
  • Pada hari ini Selasa 28 April 2015, Sekertaris Daerah Provinsi  Maluku, Ibu Ros Far Far meresmikan implementasi Gerakan Nasional Non Tunai  (GNNT ) di Provinsi Maluku. Peresmian dilakukan di dua tempat sekaligus yaitu Pelabuhan Penyeberangan Kapal Ferry Galala dan Pujasera Universitas Pattimura, dalam bentuk  elektronifikasi atau penggunaan uang elektronik sebagai alat pembayaran. Peresmian hari  ini merupakan kelanjutan GNNT yang secara nasional telah dicanangkan oleh Bank Indonesia Kantor Pusat  Jakarta pada tanggal 14 Agustus 2014. Melalui gerakan ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku ingin mendorong masyarakat Maluku lebih banyak menggunakan sistem dan instrument pembayaran non tunai dalam melakukan transaksi pembayaran. Dengan transaksi non tunai yang mudah, aman, dan praktis, diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat ke dalam sistem pembayaran. Sedangkan transaksi non tunai yang lebih transparan diharapkan dapat membantu upaya pencegahan dan identifikasi tindak kejahatan. Industri perbankan di Maluku secara umum telah cukup siap menghadapi GNNT. Sebagian besar mesin ATM di Maluku, Khususnya  Ambon, telah dilengkapi dengan fasilitas pengisian ulang (top-`up) kartu elektronik. Bahkan, di beberapa toko maupun restoran di Ambon telah dijumpai mesin Electronic Data Capture (EDC)  untuk melayani transaksi dengan menggunakan kartu elektronik. Dengan adanya peresmian GNNT hari ini, transaksi-transaksi keuangan yang masih dilakukan dengan menggunakan uang tunai diharapkan ke depan dapat diubah menjadi transaksi non tunai. Adapun sasaran akhir GNNT ini adalah mewujudkan Less Cash Society (LCS) dengan tiga garis besar program, yaitu edukasi dan perlindungan konsumen, pembayaran elektronik oleh pemerintah dan sektor publik, serta berkembangnya industri sistem pembayaran.

    28 Apr
    28 Apr
Goto :

We usually reply with 24 hours except for weekends. All emails are kept confidential and we do not span in any ways.

Thank you for contacting us :)

Enter a Name

Enter a valid Email

Message cannot be empty